Chamim Rosydi Kepala Sekolah SMPN 21 Diduga Lakukan Pungli Ke Wali Murid

Surabaya, 86online.net – Pungutan masih saja terjadi di tengah gelontoran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. Seperti yang dilakukan SMP Negeri 21 Surabaya, jln jambangan no 6 kec. jambangan surabaya

pungutan ini di duga dilakukan oleh kepala sekolah Chamim Rosydi, ketika beberapa wali murid keberatan adanya biaya penyelenggaraan bimbingan belajar (bimbel) besaran sumbangan sudah ditentukan di patok dengan nominal besar Rp 550.000,.

Dikonfirmasi mengenai hal itu,Kepala SMPN 21 Surabaya Chamim Rosyidin Irsad membenarkannya. Menurutnya, permintaan sumbangan merupakan iktikad Komite Sekolah untuk pembangunan yang tidak didanai BOS. “Itu sifatnya sukarela dan ini bukan pungli,” katanya kepada wartawan media 86.net kamis (11/10/2018).

Chamim Rosyidi irsad menegaskan, permintaan sumbangan bukan kesepakatan pihak sekolah. Namun komite sekolah yang menggelar rapat dengan wali murid. “Jika tidak mampu juga tidak masalah,” ujarnya.

Sejak muncul informasi pungutan, kepala sekolah SMPN 21 Surabaya ,sore jam (18.21) tanggal (11/10/2018) langsung menghubungi awak media 86.net melarang untuk memuat berita tersebut.

Dan bukan itu saja di duga Kepala sekolah SMPN 21 Surabaya Khamim Rosyidi Irsad memintta kepada wali murid,untuk beli buku LKS bahasa inggris Rp 750,000,-.matematika Rp75.000,- per kelas 7 sampai 9 Berdasarkan hasil komfirmasi Chamim mengatan direstui oleh dinas pendidikan kota surabaya,” Menurut Chamim Rosyidin Irsad, di media 86.net sebenarnya sumbangan merupakan salah satu upaya positif memajukan sekolah.,tegasnya,”

Namun demikian apa pun bentuknya pungutan tidak boleh ada pembatasan dan sifatnya harus sukarela dan tidak mengikat.

Penulis : Budiono

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d blogger menyukai ini:
Comodo SSL